Selasa, 11 Maret 2014

Menara Tokyo tower ( 東京タワー)

Menara Tokyo tower adalah sebuah menara di taman Shiba, Tokyo Jepang. Tinggi keseluruhan 332,6 m da merupakan bangunan menara baja tertinggi di dunia yang tegk sendiri dipermukaan tanah.
Berdasarkan peraturan keselamatan penerbangan, menara ini dicat dngan warna orange internasional dengan warna putih dibeberapa tempat. Menara Tokyo terkenal sebagai symbol kota Tokyo dan objek wisata daripada fungsinya sebagai menara antenna pemancar TV analog (UHF/VHF).TV local digital, dan radio fm. Selain itu perusahaan KA East Japan Railway menggunakan menara ini untuk meletakan antenna radio system darurat kereta apai, dan sejumlah instrument pengukuran dipasang oleh kantor lingkungan hidup metropolitan Tokyo.

Nama resminya adalah Nippon Denpato ( menara gelombang radio Jepang ). Pencetusnya adalah pengusaha surat kabar dari )saka bernama Hisakichi Maeda.  Desain menara mengikuti menara Eiffel di Paris,Perancis. Walaupun lebih tinggi 8,6 m dari menara Eiffel. Menara Tokyo beratnya hanya 4.200 ton dibandingkan menara Eiffel tang beratnya &.300 ton. Bagian atas menara dirancang untuk tahan terhadap hembusan angina kencang hingga kecepatan angina 100 m per detik, sedangkan bagian bawah menara tahan terhadap angina berkecapatan 80 m per detik.
SAKURA  (桜)


Sakura bersama denga bung seruni, merupakan bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi,yaitu sekitar awal April hingga akhir April.
Sakura dapat dilihat dimana-mana di Jepang. Diperlihatkan dalam beraneka ragam barang-barang konsumen, termasuk kimono,alat-alat tulis, dan peralatan dapur. Bagi orang Jepang sakura meruipakan symbol penting yang kerap kali diasosiasikan dengan perempuan,kehidupan,kematian, serta juga merupakan symbol untuk menjadi metafora untuk ciri-ciri kehidupan yang tidak kekal.
Pohon sakura adalah salah satu pohon yang tergolong dalam familia Rosaceae, genus prunus sejens dengan pohon prem,perik, atau apricot, tetapi secara uum sakura digolongkan dalam seubgenius sakura. Asal-usul kata “sakura” adalah kata “saku” ( bahasa Jepang untuk “mekar”) ditambah akhiran yang menyatakan bentuk jamak “ra”. Dalam bahasa Inggris,bunga sakura disebut cherry blossoms.
Warna bunga tergantung pada spesiesnya. Ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala. Pohon sakura berbunga setahun sekali di pulau Honshu, kuncup bunga sakura jenis someiyoshino mulai terlihat di akhir musim dingin dan bunganya mekar diakhir bulan Maret sampai awal bulan April di saat cuaca mulai hangat.

Di Jepang mekarnya sakura jenis someiyoshino dimulai dari Okinawa di bulan Februari, dilanjutkan di pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di Tokyo, Osaka. Kyoto pada skitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit demi sdikit ke utara, dan berakhir di Hokkaido di saat liburan Golden Week. 
Gunung Fuji ( 富士山)

Gunung fuji adalah gunung tertinggi di Jepang. Terletak di perbatasan perfektur Shizuoka dan Yamanashi, di sebelah barat Tokyo. Gunung Fuji terletak dekat pesisir pasifik di pusat Honshu. Fuji dikelilingi oleh 3 kota yaitu Gotemba (timur) Fuji-yoshida (utara) dan Fujinomiya (barat daya ). Gunung setinggi 3.776 m ini dikelilingi juga oleh lima danau yaitu Kawaguchi, Yamanaka, Sai, Motosu dan Shoji.

Gunung Fuji adalah symbol Jepang yang tekenal dan sering digambarkan dalam karya seni dan foto-foto seta dikunjungi pendaki gunung maupus wisatawan.
Gunung Fuji diperkirakan terbentuk sekitar 10.000 tahun yang lalu. Sebuah gunung berapi yang kini masih aktif walaupun memiliki kemungkinan letusan yang rendah. Fuji terakhir kali meletus pada tahun 1707. Sekitar 200.000 orang mendaki gunung Fuji setiap tahunnya. 30% diantaranya orang asing. Tenggat waktu yang paling popular bagi para pendaki adalah dari 1 Juli hingga 27 Agustus.  Pendakian bisa memakan waktu dari 3 hingga 7 jam , sementara penurunan gunung mencapai sekitar 2 hingga 5 jam.


Selasa, 31 Desember 2013



IBU

Mungkin orang kata kita lahir di perut ibu,itu bukan orang kata, memang itu benar.
Semua orang di dunia ini terlahir dari perut seorang ibu, begitupun juga aku.
Aku terlahir dengan kasih sayang seorang ibu yang paling aku cintai.

Ibu…
Ketika ku dahaga engkau susukan aku
Ibu…
Ketika aku lapar engkau suapkan aku
Ibu…
ketika ku  bangun dari tidur aku mencari ibu
ibu…
ketika ku menangis orang yang pertama ku datangi itu ibu
ibu…
ketika ku ingin dimanja aku dekati ibu
ibu…
ketika ku sedih engkau yang menghibur ku
ibu…
ketika ku nakal engkau menasehati ku
ibu…
ketika ku takut, aku selalu panggil ibu
ibu…
ketika engkau sakit orang yang paling risau yaitu aku

Aku ingin punya pasangan hidup yang bisa menemani ku dalam suka maupun duka
Tetapi aku tak mau jadi begini…

Bila sukses aku cari pasanganku
Bila gagal aku ceritakan kepada ibu
Bila bahagia aku peluk erat pasangan ku
Bila berduka aku peluk erat ibu
Bila liburan aku bawa pasangan ku
Bila sibuk aku bawa anak kerumah ibu
Bila pasanganku sedang berulang tahun kuberi hadiah
Bila sambut hari ibu aku hanya bisa mengucapkan “ selamat hari ibu “
Terus menerus mengingat pasangan,, tetapi ibu selalu ingat kepadaku

Renungkan kawan,,

kalau kita sudah bisa bekerja dan mempunyai penghasilan sendiri, kenapa kita tidak mengirim uang buat ibu? Beliau tidak butuh uang banyak,  dengan kita memberi seadanya saja beliau sudah bilang “terimakasih nak.” Apakah tidak berderai air mata kita  jika mendengarnya kawan ?


Tapi jika ibu sudah tiada,,,
Aku hanya bisa berbisik kepada angin

Ibu….
Aku rindu kamu
Begitu banyak orang yang bisa menyuapi ibu
Begitu banyak orang yang bisa mencuci kaki ibu
Begitu banyak orang yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibu


Ini hanya sebuah cerita yang keluar disaat kita rindu akan sosok seorang ibu. Dimana ibu akan memberi yang terbaik buat kita. Beliau tidak pernah meminta apapun, Beliau hanya ingin mempunyai anak yang sholeh dan melihat anaknya bahagia dan sukses. Selagi ibu kita masih ada jangan pernah kau sia-siakan beliau, kawan.
Suka cita di Negeri orang

Mungkin banyak orang berpikiran bahwa tinggal di negeri orang itu menyenangkan, dengan hidup serba praktis dan penghasilan yang besar. Tidak heran jika  setiap orang Indonesia yang pernah atau tinggal di negeri orang, kita anggap sebagai orang – orang yang beruntung.

Mungkin benar, saya merasa sebagai orang yang beruntung, karena bisa bekerja dan tinggal di negeri orang yang pada saat itu usia saya sedang beranjak dewasa. Tetapi menjalani hidup di negeri orang itu tidak semudah membalikan telapak tangan, apalagi pada waktu itu usia saya masih 18 tahun. 

Dimana pada usia itu, waktunya kita sebagai remaja yang baru menyelesaikan Sekolah Menengah Atas merasakan kebebasan, karena kita telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama 12 tahun.  Kadang saya merasa iri, ketika menghubungi teman yang ada di Indonesia. Mereka sedang berkumpul di suatu tempat dengan berbagi cerita yang menyenangkan. 

Sedangkan saya harus bergelut dengan kegiatan sehari-hari saya di perusahaan dengan pekerjaan yang sangat super sibuk bila dibandingkan dengan beberapa pekerjaan yang ada di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Mungkin inilah nasib saya, tetapi saya selalu bersyukur kepada Allah SWT karena dengan tinggalnya di negeri orang saya mendapatkan banyak pengalaman yang sangat berharga yang mungkin orang lain yang seumuran saya tidak dapat merasakannya.

Ketika disana saya di tuntut untuk hidup mandiri, dimana semua pekerjaan rumah saya lakukan sendiri, seperti memasak, mencuci, berbelanja kebutuhan hidup, dan lain- lain. Jauh dari orang tua memang sulit tapi semua harus dihadapi jika ingin bertahan hidup disana. 

Bagi saya teman-teman seperjuangan yang tinggal di sana sudah menjadi bagian dari keluarga, karena jika bukan mereka siapa lagi orang yang bisa berbagi dalam suka dan duka. Hal yang paling sulit ketika jauh dari orang tua yaitu ketika mengalami sakit, dimana dalam keadaan sakit saya harus tetap melakukan kegiatan di rumah sendiri dan pergi kerumah sakit sendiri dengan sepedah di tengah dinginnya suhu di musim dingin. 

Bahkan yang paling membuat saya khawatir ketika mendengar orang tua saya  di Indonesia sakit. Jujur, rasanya ingin segera pulang ke rumah untuk menjaga orang tua. Tapi, itu semua tidak bisa. Karena perjanjian kontrak kerja yang  belum selesai yang membuat saya tidak bisa pulang . Disana saya hanya bisa berdoa dan berharap di beri umur panjang agar bisa berkumpul bersama kembali.


Mungkin inilah sedikit kisah hidup saya di negeri orang, yang mungkin orang selalu beranggapan hidup di negeri orang itu nyaman dengan penghasilan yang besar dan fasilitas yang memadai. Tetapi dibalik semuanya saya merasa beruntung dengan semua pengalaman yang saya dapat dan pembentukan karakter yang saya terima di sana. Dimana saya mengerti bahwa kedisiplin itu merupakan dasar diri kita untuk menjadi orang yang sukses. :)