IBU
Mungkin
orang kata kita lahir di perut ibu,itu bukan orang kata, memang itu benar.
Semua
orang di dunia ini terlahir dari perut seorang ibu, begitupun juga aku.
Aku
terlahir dengan kasih sayang seorang ibu yang paling aku cintai.
Ibu…
Ketika
ku dahaga engkau susukan aku
Ibu…
Ketika
aku lapar engkau suapkan aku
Ibu…
ketika
ku bangun dari tidur aku mencari ibu
ibu…
ketika
ku menangis orang yang pertama ku datangi itu ibu
ibu…
ketika
ku ingin dimanja aku dekati ibu
ibu…
ketika
ku sedih engkau yang menghibur ku
ibu…
ketika
ku nakal engkau menasehati ku
ibu…
ketika
ku takut, aku selalu panggil ibu
ibu…
ketika
engkau sakit orang yang paling risau yaitu aku
Aku
ingin punya pasangan hidup yang bisa menemani ku dalam suka maupun duka
Tetapi
aku tak mau jadi begini…
Bila
sukses aku cari pasanganku
Bila
gagal aku ceritakan kepada ibu
Bila
bahagia aku peluk erat pasangan ku
Bila
berduka aku peluk erat ibu
Bila
liburan aku bawa pasangan ku
Bila
sibuk aku bawa anak kerumah ibu
Bila
pasanganku sedang berulang tahun kuberi hadiah
Bila
sambut hari ibu aku hanya bisa mengucapkan “ selamat hari ibu “
Terus
menerus mengingat pasangan,, tetapi ibu selalu ingat kepadaku
Renungkan
kawan,,
kalau
kita sudah bisa bekerja dan mempunyai penghasilan sendiri, kenapa kita tidak
mengirim uang buat ibu? Beliau tidak butuh uang banyak, dengan kita
memberi seadanya saja beliau sudah bilang “terimakasih nak.” Apakah tidak
berderai air mata kita jika mendengarnya kawan ?
Tapi
jika ibu sudah tiada,,,
Aku
hanya bisa berbisik kepada angin
Ibu….
Aku
rindu kamu
Begitu
banyak orang yang bisa menyuapi ibu
Begitu
banyak orang yang bisa mencuci kaki ibu
Begitu
banyak orang yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibu

